Kenapa harus diam dirumah? Kenapa sekolah harus pada diliburkan? Sebenarnya ada apa dengan dunia? Kenapa virus itu sangat cepat menyebar? Apa sih cek virus corona  online atau COVID-19 yang katanya sangat berabhaya?. Ya, itulah beberapa pertanyaan yang sering muncul dibenak kita karena syok dengan keputusan pemerintah yang mengharuskan semuanya untuk diam dirumah, meninggalakan segala katifitas sepenting apapun itu. Hal ini, tentunya sangat menyiksa khususnya bagi kaum remaja dan golongan dewasa yang harus belajar juga mencari nafkah untuk keluarganya.

Perlu kita ketahui bersama infeksi virus corona atau COVID-19 disebabkan oleh coronavirus, yaitu virus yang menginfeksi sistem pernapasan. Pada sebagian besar kasus, coronavirus hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan sampai sedang, sepertihalnya flu. Akan tetapi, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, sepertihalnya pneumonia, Middle-Eas Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).  Jadi, jangan pernah menyepelekan gejala sekecil apapun ya, bila kita atau sa;ah satu angota keluarga sudah positif diketahui mengalami gejalanya maka segera periksakan pada dokter agar tidak semakin memburuk. Apalagi beberapa ahli belum tau pasti obat dari virus tersebut, mereka hanya mampu menangani gejalanya agar tidak semakin memburuk dan menyerang pernapasan sehingga mengakibatkan kematian.

Ada dugaan bahwa virus corona awalnya ditularkan dari hewan kemanusia. Namun, kemudian diketahui bahwa virus corona ternyata juga menular dari manusia kemanusia, buktinya sudah banyak ribuan orang didunia mati akibat dari virus tersebut dan sekarang ratusan orang sudah terancam nyawanya di Indonesia. Nah hal ini dapat tertular karena beberapa faktor bukan dengan semudah itu menular dan menyebar kesetiap orang, ketahui beberapa faktor yang dapat menyebabkan tertularnya dari virus corona atau COVID-19 seperti;

  • Tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk sipenderita COVID-19.
  • Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dahulu setelah menyentuh beberapa benda yang tanpa kita sadari terkena cipratan air liur sipenderita COVID-19.
  • Kontak jarak dekat dengan sipenderita, misalnya bersentuhan langsung dengan berjabat tangan atau hal lainnya. Alangkah baiknya sampai dapat dikatakan positif aman dari virus tersebut menjaga jarak walau dengan teman dekat atau bisa segera mencuci tangan dengan sabun sehabis berjabatan, untuk mengantisipasi penularan virus yang sedang menyebar.

Virus corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal jika terjadi pada lanjut usia, ibu hamil, orang yang sedang sakit, atau orang yang memiliki daya tahan tubuh yang lemah. Jadi, penting sekali untuk kita mengantisipasinya dari sekarang dengan cara berdiam dirumah saja, isolasi diri terhadao keadaan sekitar dan jangan lupa juga jaga kesehatan serta kebersihan untuk mencegah datangnya virus tersebut.  Ketahui diagnosis perihal virus corona atau COVID-19 berikut ini;

Untuk menentukan apakah pasien terinfeksi virus corona, dokter akan menanyakan gejala yang dialami oleh pasien. Dokter juga akan bertanya apakah pasien bepergian atau tinggal didaerah yang terjangkit virus corona sebelum gejala muncul. setelah itu, guna lebih memastikan lagi dokter akan melakukan pemeriksaan dengan cara,  uji sampel darah. Tes usap tenggorokan untuk meneliti sampel dahak (tes PCR). Dan yang terakhir adalah rontgen dada untuk mendeteksi infiltrat atau cairan di paru-paru, karena virus tersebut lebih dominannya menyerang saluran pernapasan sehingga dengan mudah dan cepat sipenderita akan sesak napas bahkan bisa berakibat fatal sepertihalnya kematian. Maka tidak heran jika virus tersebut dapan memakan korban jiwa dengan jumlah ribuan.

Sumber: Radarsurabaya.jawapos.co