Pentingnya Membangun Jaringan Usaha Untuk Kemajuan Usaha

431 views

membangun-jaringan-usahaMembentuk kesadaran di kalangan pelaku UMKM agar mau membangun jaringan usaha bukanlah perkara mudah. Namun, sekali berhasil, akan dengan mudah menularkannya. Oleh karena itu, sekalipun prosesnya berbelit dan sangat mungkin membutuhkan waktu panjang, tetap sangat berharga untuk dilakoni.

Belajar dari pengalaman negara-negara yang sukses dengan pengembangan jaringan usaha, seperti Italia, Denmark, dan Amerika Serikat, langkah pertama yang dilakukan untuk membentuk jaringan usaha adalah mengubah budaya berbisnis (changing business culture).

Untuk merubah budaya bisnis ini sangatlah sulit. Dicontohkan, UMKM yang memproduksi kue kering, umumnya tidak mau menjalin hubungan dengan produsen kue kering lainnya. Padahal, dengan membuat jaringan usaha antarsesama pembuat kue kering, akan banyak manfaatnya. Misalnya, untuk mengatasi masalah minimnya kapasitas produksi pada saat ada pesanan besar. Hal lainnya, mulai dari tukar-menukar resep, akses bahan baku murah, pameran bersama, sampai kepada kolaborasi pembuatan produk bersama.

Akan tetapi, sekali lagi, sulit sekali menyadarkan UMKM mengenai hal tersebut. Oleh karena itu, jumlah asosiasi pengusaha pelaku UMKM bisa dihitung jari satu tangan. Itu pun masih diragukan efektivitasnya karena umumnya dibentuk untuk kepentingan segelintir anggota. Mungkin karena itu pula negara-negara yang sukses membentuk jaringan usaha, selalu mengawalinya dengan melakukan kampanye di media massa. Menginformasikan konsep jaringan usaha dan apa manfaatnya.

Saat ini, banyak negara sukses mengembangkan UMKM-nya dengan mendorong terbentuknya jaringan usaha. Sebagai contoh, Taiwan yang memperkenalkan dua konsep jaringan usaha yaitu satelite factory system untuk sektor industri dan cooperative exchange program untuk sektor non industri.

Sementara itu, di Australia, pengembangan jaringan usaha dirintis melalui proyek program network mulai tahun 1990-an. Hasilnya, saat ini di antaranya Asia Pacific Design Group, jaringan usaha yang dibentuk 11 perusahaan yang bergerak dalam jasa konsultasi untuk seluruh aspek bangunan dan konstruksi.

Di Denmark, 11 pembuat pakaian membentuk Christian Dior Line (CD-Line) untuk mengoptimal kemampuan mereka dalam memproduksi jas, baju, aksesori dan retsleting. Beberapa negara lain seperti Argentina, Jepang, dan Thailand, juga dikenal dengan pengembangan jaringan usaha.

Jadi, untuk mendorong pengembangaan jaringan usaha di tanah air, sebenarnya banyak model yang bisa dipelajari. Bahkan, model jaringan usaha buatan Indonesia sendiri tidak kalah hebat. Misalnya dengan konsep Inti-Plasma yang sudah diperkenalkan sejak zaman Orde Baru. Ataupun ajaran koperasi yang sebenarnya adalah jaringan usaha yang terintegrasi. Lalu, siapa atau apa yang salah jika jaringan usaha tak pernah berkembang baik?

Tags: #Budaya Berbisnis #Jaringan Usaha #Membangun #Network #Penting

Leave a reply "Pentingnya Membangun Jaringan Usaha Untuk Kemajuan Usaha"

Author: 
    author