Panggung Songgo Buwono, Tempat Pertemuan Raja Dan Nyai Roro Kidul

424 views

Panggung Songgo Buwono, sebuah bangunan yang menjulang tinggi bagian dari Kraton Surakarta Hadiningrat. Karena bentuknya yang unik, bangunan tersebut mudah dikenal apabila memasuki kompleks kraton yang terletak di kota Solo itu.

Selain memiliki keunikan bentuk, panggung yang didirikan semasa pemerintahan Sri Susuhunan Paku Buwono III, hingga kini masih tetap menyimpan misteri. Panggung tersebut dibangun pada tahun menurut penanggalan Jawa 1708 (tahun 1782 Masehi), dengan candra sengkala Naga Muluk Titihan Jalma.

Pada zamannya, Panggung Songgo Buwono dibangun untuk mengimbangi kegiatan Belanda yang waktu itu juga tengah mendirikan Benteng Vastenberg di sebelah utara kraton. Dengan dibangunnya bangunan tinggi itu, semua gerak-gerik Belanda dapat diketahui dari atas panggung.

Namun di balik semua itu, sosok keberadaan Panggung Songgo Buwono mempunyai nilai sakral. Konon di sisi lain, panggung tersebut juga merupakan tempat pertemuan Raja-raja Surakarta dengan Nyai Roro Kidul, Penguasa Laut Selatan.

Menurut beberapa abdi dalem Kraton Surakarta, sampai kini Kanjeng Ratu Kidul masih sering mengunjungi kraton. Bahkan pada ruang khusus di dalam panggung, secara rutin masih selalu disediakan sesaji, berikut busana pakaian untuk Kanjeng Ratu Kidul.

Dikarenakan masih memiliki nilai sakral tersendiri, tidak sembarang orang diperbolehkan memasuki panggung Songgo Buwono. Selain Sang Raja, maupun keluarga raja terdekat untuk bermeditasi di dalamnya.

Letak Panggung Songgo Buwono, dibangun berdekatan dengan Kori Sri Manganti. Kedua bangunan tersebut, juga memiliki pernik-pernik kesakralan. Keduanya lambang kehidupan manusia, yang menyatu selaras dalam menghadapi purwani ning dumadi atau akhir kehidupan.

Kedua bangunan yang telah berusia seratus tahun lebih jtu merupakan sanepa, perumpamaan perjalanan hidup manusia yang selalu dipenuhi berbagai godaan semisal dari lawan jenisnya. Maka untuk memenuhi kehidupan yang diridhoi Allah, seyogyanya setiap rnanusia menjauhi segala sifat atau nafsu angkara murka, sebagai bekal di alam selanjutnya.

Meski memiliki kesakralan, sosok bangunan tertinggi di Kraton Surakarta ini tak kuasa menghindar dari amukan si jago merah. Pada 19 Nopember 1954 tanpa dinyana, jilatan api sempat menghanguskan Panggung Songgo Buwono.

Terbakarnya panggung tersebut, sempat mengundang beberapa pertanyaan yang terkadang tidak masuk logika. Kenapa bangunan yang dekat dengan Nyai Roro Kidul itu bisa terbakar?

Menurut cerita, waktu itu salah seorang abdi dalem yang menyediakan sesaji dalam menunaikan tugasnya kurang berjalan dengan baik. Konon marah Kanjeng Ratu Kidul dengan memberikan peringatan berupa sengatan api yang menghanguskan bangunan panggung.

Ketika musibah kebakaran melanda beberapa bangunan kraton 31 Januari 1985 lalu, Panggung Songgo Buwono selamat dari amukan api. Hingga kini, masih tetap tegar berdiri penuh misteri.

Tags: #Kraton Solo #Nyai Roro Kidul #Paku Buwono #Panggung Songgo Buwono #Tempat Sakral

Leave a reply "Panggung Songgo Buwono, Tempat Pertemuan Raja Dan Nyai Roro Kidul"

Author: 
    author