Mengenalkan Asi Dengan Inisiasi Menyusui Dini

320 views

bayi

Pemberian ASI, tentu harus diberikan sejak saat lahir. Hal tersebut dikarenakan, agar anak merasa terbiasa dengan membiasakan meminum air susu ibu. Berbeda dengan bayi yang tidak lansung diberikan ASI saat lahir. Bayi yang tidak dibiasakan diri untuk meminum ASI, biasanya akan mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhannya.

Selain itu juga, dengan memberikan ASI secara langsung setelah melahirkan, sang ibupun akan langsung terbiasa dan dikondisikan untuk segera menyusui. Hormon yang terdapat pada ibu yang baru melahirkan, tentu akan langsung di berikan stimulus secara tidak langsung oleh bayi. Hal tersebut agar ibu menyusui, dapat memberikan banyak ASI yang cukup untuk kebutuhan sang buah hati.

Menghindari Hal yang Tidak di Inginkan Setelah Proses Melahirkan

Berdasarkan penelitian, 22 persen bayi yang mengalami kematian, sebetulnya bisa dicegah dengan IMD saat bayi lahir. Bahkan menurut penelitian Karen Edmon, kematian tersebut bisa ditekan hingga 16 persen jika langsung diberikan air susu ibu.

Hal tersebut dikarenakan, bayi akan terhindar dari hiportemi atau yang biasa disebut dengan kedinginan. Sentuhan kulit ibu yang hangat, tentu menjadikan bayi dapat menyesuaikan dengan suhu tubuh sang ibu. Oleh karena itu, pentingnya inisiasi menyusui dini ini, tentu harus kita perhatikan terlebih saat bayi masih memiliki usia dibawah 28 hari.

Memberikan Antibody Pada Bayi

Air susu ibu, tentu memiliki berbagai protein yang terdapat dalam setiap tetesnya. Hal tersebut tentu akan baik jika dikonsumsi oleh anak yang membutuhkan berbagai antibody. Pasalnya, bayi yang baru lahir tentu membutuhkan berbagai asupan ketika lahir ke dunia ini.

Selain itu, dalam ASI juga terdapat berbagai zat seperti anti infeksi, zat yang baik untuk usus, serta berbagai manfaat lainnya. Dengan demikian, tentu bayi akan lebih sehat dibandingkan dengan anak yang baru lahir tanpa diberikan air susu ibu.

Memperkenalkan Bayi Pada Ibu

Secara psikologis, bayi yang langsung melakukan IMD akan lebih mudah menyesuaikan diri dan mengenal ibu yang akan memberikan asupan terhadapnya. Hal tersebut akan memberikan ketenangan bayi saat sedang diberikan ASI.

Setelah ibu hamil melahirkan, anak yang disimpan di atas perut sang ibu tentu akan bergerak mencari putting dan merangkak. Hal tersebut juga membantu kognitif anak untuk belajar survive dalam mencari kebutuhannya.

Ketika bayi yang diberikan IMD merangkak, hal tersebut juga membantu ibu melahirkan untuk mengeluarkan hormone yang dapat membantu menghentikan pendarahannya. Dengan demikian, tentu IMD memiliki berbagai manfaat yang membantu sang bayi dan ibunda.