Ini Kendala Pemerintah Saat Membangun Rumah

324 views

home-design-3

Program Sejuta Rumah bagi masyarakat Indonesia menjadi salah satu program andalan yang terus coba disukseskan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pembangunan rumah tersebut seolah didorong agar dapat dilakukan secara cepat guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan hunian layak dan juga memiliki harga jual rumah yang terjangkau.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Syarif Burhanudin, telah melakukan evaluasi pelaksanaan anggaran perumahan di tahun 2016. Dari hasil evaluasi tersebut, menurutnya ditemukan paling tidak 3 alasan penting yang menjadi kendala di lapangan di tengah pembangunan program Sejuta Rumah.

Kendala dan masalah tersebut akhirnya membuat pembangunan tertunda sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama lagi. Akhirnya proyek pun terlihat berjalan lambat. Dari hasil evaluasi tersebut, ia kemudian meminta agar para kepala satuan kerja (satker) dapat melakukan evaluasi manajemen waktu sesuai kontrak yang ada. Selain itu, mereka juga diimbau untuk melakukan pengawasan terhadap proyek pembangunan tersebut.

Syarif pun menyebut bahwa mereka harus dapat mengejar ketertinggalan pembangunan fisik yang ada sehingga proyek dapat selesai tepat waktu. Apalagi, saat ini tinggal tersisa 5 bulan sebelum akhirnya tahun berganti dan tenggat waktu pun terlewati.

Hasil evaluasi ini juga diharap dapat memicu satker yang ada baik di pusat maupun Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyedia Perumahan yang ada di daerah. Sehingga nantinya pembangunan fisik di lapangan dapat sesuai dengan penyerapan anggaran yang disediakan.

Karena, menurut hasil e-monitoring Kementerian PUPR, saat ini penyediaan unit perumahan masih tergolong dalam status rendah. dari informasi tersebut, jelas bahwa pembangunan perumahan di lapangan masih banyak menemui kendala.

Tiga masalah yang kerap muncul dalam pembangunan program ini adalah ketidaksiapan lahan, perubahan musim seperti turunnya hujan yang tidak menentu, hingga faktor waktu seperti adanya liburan panjang sehingga pekerjaan tukang bangunan di lapangan menjadi tidak efektif.

Meski begitu, ia juga menyebut bahwa keberhasilan suatu program tidak hanya dilihat dari kecepatan penyelesaian saja. Namun, faktor-faktor seperti masalah administratif, perizinan pembangunan, sertifikasi, dan juga kepenghunian setelah pembangunan juga menjadi indikator kesuksesan.

Leave a reply "Ini Kendala Pemerintah Saat Membangun Rumah"

Author: 
    author