Cara Mencegah Motor Mabuk

328 views

Cara Mencegah Motor MabukPernah mengalami berkendara motor yang selalu menarik ke salah satu sisi? Gambarannya, meski stang kemudi sudah dipertahankan mengarah lurus ke depan, tapi tetap saja arahnya cenderung berubah. Badan motor tidak bisa tegak, maunya miring terus. Penyakit semacam ini disebut “mabuk”. Lantas, bagaimana cara mencegah motor mabuk?

Kasus seperti itu banyak ditemui pada motor yang pernah atau sering mengalami tabrakan. Sewaktu diperbaiki mungkin kurang teliti sehingga beberapa komponennya sudah tidak berfungsi sebagaimana mestinya tanpa sepengetahuan si pemilik.

Ada banyak kemungkinan yang bisa meyebabkan motor “mabuk” dan untuk mencegah motor mabuk mesti tahu juga penyebabnya. Untuk memperbaiki sebaiknya minta bantuan montir yang berpengalaman. Tapi, kalau ingin melakukan perbaikan perlu diketahui terlebih dahulu penyebab utama penyakit ini agar dapat diperkirakan biaya yang akan digunakan. Selain itu, juga untuk menghindari melebarnya pembongkaran yang kadang malah tidak menyelesaikan masalah.

Baca juga : Mobil Bekas untuk Mobil Pertamamu, Why Not?

Menganalisa sumber kerusakan dimulai dan depan, yaitu itu pada garpu (fork). Periksa apakah batangannya bengkok atau tidak. Jika bengkok, berarti inilah yang menyebabkan pengendara kesulitan menguasai roda muka dalam posisi lurus. Sasaran lain pengamatan adalah tinggi permukaan oli pada fork. Kalau tidak sama maka akan berpengaruh pula pada kestabilan posisi kendaraan. Untuk memperbaikinya jelas diperlukan pembongkaran.

Peredam kejut atau sok-breker bagian belakang juga potensial mengubah kestabilan motor jika cara kerjanya sudah tidak normal. Misafnya sudah mulai melemah, putus atau rusak. Untuk mengeta-hui dengan jelas bisa diuji de-ngan cara menggoyang-go-yangkan sepeda motor naik turun. Jika pantulannya tidak tegak lurus. berarti sokbreker sudah harus diganti.

Namun sebelum melakukan penggantian, cek dulu penyetelan kedua sokbreker. Sebab kesalahan melakukan penyetelan bisa pula mengakibatkan kerja peredam kejut ini menjadi tidak normal. Penyetelan keduanya harus sama dan disesuaikan dengan beban motor terhadap kondisi jalan.

Lengan ayun atau arm yang berfungsi mengunci posisi ban belakang agar berada di jalur yang benar adalah komponen ketiga yang perlu pula mendapatkan pemeriksaan. Mungkin saja ada kesalahan pemasangan atau sudah bengkok. Jika arm bengkok, ban belakang akan ikutan miring dan itu berarti posisi ban tersebut akan keluar dari jalur semestinya. Pengaruhya akan sangat terasa terhadap kestabilan.

Lebih fatal lagi kalo ban yang digunakan sudah tidak layak pakai. Misalnya salah satu sisi permukaannya sudah tipis. Bisa dibayangkan bentuknya, sudah miring tipis pula. Nggak seimbang, kan? Demikianlah sedikit ulasan mengenai cara mencegah motor mabuk. Semoga bermanfaat.

Tags: #Badan Motor #Bodi Motor #Miring Terus #Motor Mabuk

Leave a reply "Cara Mencegah Motor Mabuk"

Author: 
    author