Cara Mencegah dan Mengatasi Obesitas Pada Anak

224 views

obesitas-pada-anakAnak-anak bertubuh gemuk memang sering kali menggemaskan. Tetapi hati-hati, kegemukan berpotensi besar menjadi obesitas. Saat itulah, anak-anak yang menggemaskan malah semakin mengkhawatirkan karena berat badannya yang berlebih menuai dampak pada seluruh hidupnya, baik fisik maupun psikologi.

Masalah gizi pada anak memang menjadi catatan penting di berbagai negara, termasuk Indonesia. Data dari UNICEF menyebutkan, dua masalah utama adalah malnutrisi di satu sisi dan obesitas di sisi lain. Setidaknya ada tiga penyebab obesitas pada anak. Ketiganya adalah faktor hormonal, gangguan perilaku makan, dan faktor genetik. Saat ini obesitas pada anak sebagian besar karena gangguan perilaku.

Secara sederhana, obesitas berarti kegemukan yang sangat berlebih karena anak terbiasa mengkonsumsi makanan dengan jumlah energi yang melebihi kebutuhan. Energi itu tertumpuk terus-menerus karena konsumsinya pun terus-menerus. Energi tersebut didapatkan dari protein, karbohidrat, dan lemak. Misalnya setelah makan nasi, lalu makan mi, serta ditambah makanan berlemak dari minyak ataupun lainnya.

Ada rumusnya untuk menghitung berapa energi yang dibutuhkan setiap anak, tetapi pada praktiknya hal itu tidak perlu dihitung-hitung. Asalkan ikuti sinyal lapar dan kenyang lalu pastikan anak mengkonsumsi makanan yang bergizi seimbang dan bervariasi.

Gizi seimbang itu adalah makanan yang mengandung sumber tenaga, zat pembangun, dan zat pengatur. Zat pengatur di dalam tubuh didapatkan dari berbagai mineral dan vitamin yang terdapat pada sayur dan buah.

Variasi menu dibutuhkan supaya ragam makanan itu saling melengkapi kekurangannya. Misalnya mengkonsumsi ikan memang baik, tapi kalau ikan terus maka anak tidak akan mendapatkan kandungan gizi dari sumber makanan lain.

Oleh karena itu, untuk mencegah obesitas atau menangani anak yang terlanjur obesitas, langkah yang pertama adalah dengan membatasi asupannya supaya energi yang masuk tidak melebihi kebutuhan tubuh. Kemudian, asupan tersebut harus lengkap gizi serta diperbanyak sayur-mayur karena itu tetap membuat anak kenyang, tetapi memiliki energi sedikit.

Salah satu kunci untuk mencegah dan menangani anak obesitas adalah aktivitas fisik. Biasakan anak beraktivitas menggunakan energi yang sudah dia konsumsi. Dengan begitu akan ada keseimbangan. Pemasukannya dikontrol, pemakaiannya juga terkontrol. Anak-anak mengalami obesitas memang karena kurang mengolah fisik dan memiliki gangguan perilaku makan.

Tags: #Anak #Kegemukan #Obesitas #Perilaku Makan