Cahaya Antik pada Cincin dan Bulan Saturnus

183 views

Kilauan cincin dan bulan dari Planet Saturnus berasal dari sisa material kosmik yang membentuk sistem tata surya yang berumur 4 juta tahun. Temuan ini berasal dari sebuah studi observasi terbaru dari NASA malalui pesawat Cassini yang mengorbit di Saturnus. Cincin dan bulan pada planet tersebut terbentuk pada waktu yang sama, | mirip seperti pada seluruh tubuh planet di tata surya setelah matahari terbentuk.

Menurut ilmuwan Cassini yang berasal dari Institut Astropologi Italia di Roma, Gianrico Filacchione, mempelajari sistem pada Saturnus dapat membantu kita memahami evolusi kimia dan fisik dari sistem tata surya kita. Pemahaman evolusi ini membutuhkan beberapa penelitian mengenai bulan atau cincin di suatu planet, tetapi juga hubungan dari cincin dan bulan terhadap planet itu sendiri.

Filacchione dan timnya menganalisis data yang diperoleh pesawat Cassini dalam bentuk visual dan pemotretan spectrometer infra merah (VIMS). Hal itu untuk mengetahui distribusi air es dan corak warna dari cincin serta bulan di Saturnus.

Perbedaan warna  antara cincin dan bulan pada planet itu memberikan bukti bahan organik bebas air. Sementara adanya air es merupakan petunjuk penting yang mengarah pada sistem Saturnus. Pengamatan VIMS menunjukkan terlalu banyak air es dalam sistem di Saturnus terbuang akibat adanya komet atau alasan ilmiah lainnya.

Para peneliti juga menemukan permukaan bulan di Saturnus akan berubah semakin merah jika jarak orbit dari planet itu semakin jauh. Beberapa bulan di luar orbitnya, seperti Hyperion dan Lapetus, mungkin sudah terlapisi debu yang berwarna merah akibat bulan kecil Phoebe yang berasal dari sabuk Kuiper.

Sementara itu, bagian dari sistem cincin di planet ini memiliki warna agak kemerahan akibat debu dari meteorit yang terbakar melewati sistem planet ini.

Hasil pengamatan mengungkapkan warna kemerahan di bulan Prometheus, yang seharusnya berwarna keputihan, dapat disimpulkan bahwa cincin Saturnus melahirkan beberapa bulan baru. Namun, hal tersebut masih dalam perdebatan, karena partikel cincin bisa terjebak secara bersama-sama sehingga dapat menghasllkan bulan baru atau tidak.

Tags: #Antik #Bulan #Cahaya #Cincin #Planet #Saturnus