Berinvestasi Reksadana Secara Online

50 views

Reksa02-1 Reksa Dana

Modal yang terbatas serta sedikitnya waktu dan pengetahuan yang dimiliki kerap kali menjadi menjadi faktor penghambat dalam melakukan investasi. Akibat faktor-faktor penyebab tersebut seseorang kerap kali menunda atau bahkan membatalkan keinginannya untuk memulai aktivitas investasi. Hal ini sesungguhnya lumrah. Namun, penggunan internet sesungguhnya memberi sebuah jalan keluar.

Dalam artikel ini akan dibahas salah satu jenis investasi yang memanfaatkan internet, yaitu reksadana online. Layanan investasi reksadana secara online ini bisa Anda dapatkan melaluiĀ  aplikasi smartphone. Investasi menjadi lebih mudah dan praktis. Waktu yang Anda miliki pun dapat dipergunakan secara lebih efisien.

Bentuk-Bentuk Reksadana Online

Reksadana adalah sebuah aktivitas investasi yang dilakukan dengan menanamkan sejumlah dana di pasar modal. Dalam menjalankan investasi reksadana, Anda tidak akan berkeja sendirian. Modal yang Anda investasikan akan dikelola oleh manajer investasi. Peran manajer investasi adalah memantau perkembangan pasar modal agar investasi dapat menghasilkan keuntungan yang optimal.

Reksadana online merupakan aktivitas investasi serupa yang diakses melalui aplikasi berbasis internet. Salah satu penyedia jasa investasi reksadana online dapat Anda temukan pada laman web https://id.tanamduit.com/lindungi-kesehatanmu. Jenis dari reksadana online sangat bermacam-macam. Jenis-jenis reksadana online tersebut antara lain adalah:

  1. Reksadana Pasar Uang

Reksadana Pasar Uang adalah jenis reksadana dengan resiko dan hasil keuntungan terendah. Dalam reksadana pasar uang, modal Anda diinvestasikan pada deposito dan obligasi yang jatuh tempo pada waktu kurang dari 12 bulan.

  1. Reksadana Pendapatan Tetap

Reksadana Pendapatan Tetap adalah jenis reksadana dengan resiko menengah. Dalam reksdana jenis ini, modal Anda diinvestasikan pada obligasi yang diterbitkan pemerintah dan pihak swasta. Persentase minimal investasi dalam Reksadana Pendapatan Tetap adalah 80%.

  1. Reksadana Saham

Reksadana Saham memiliki tingkat resiko paling tinggi diantar jenis reksadana lainnya. Hal ini disebabkan oleh pergerakan nilai saham yang fluktuatif. Dalam Reksadana Saham, lebih dari 80% modal Anda diinvestasikan dalam bentuk portofolio saham.

  1. Reksadana Campuran

Dalam Reksadana Campuran modal yang Anda miliki diinvestasikan dalam pasar uang, obligasi dan saham. Jika dibandingkan dengan Reksadana Pendapatan Tetap, Reksadana Campuran memiliki potensi pergerakan nilai penanaman modal yang lebih fluktuatif.